Minggu, 11 Juli 2021

Cara Memilih Obat Tetes Mata yang Tepat

Saat memasuki musim kemarau kondisi lingkungan menjadi kering dan berdebu. Hal yang seperti ini yang bisa menyebabkan mata menjadi merah. Jangan biarkan hal seperti ini karena bisa menyebabkan infeksi mata.

Obat tetes mata bisa menjadi solusi alternatif anda. Tapi Anda tidak bisa menyamakan setiap penggunaan narkoba, jadi bagaimana Anda menentukannya? Simak ulasan berikut ini.

Cara Memilih Obat Tetes Mata yang Tepat

Sesuaikan Jenis Obat Berdasarkan Kebutuhan

Untuk Mata Kering

Umumnya mata kering disebabkan karena terlalu lama menatap layar komputer atau smartphone. Radiasi yang dipancarkan dari layar membuat mata cepat lelah, karena otot-otot mengencang. Oleh karena itu Anda membutuhkan cairan untuk mengendurkan otot-otot mata agar lebih rileks.

Anda bisa menggunakan air mata buatan untuk memberikan efek menyegarkan pada mata. Ini akan menambahkan unsur air untuk melembabkan mata yang kering, membuatnya lebih lembab dan nyaman.

Untuk Mata Merah

Jika mata Anda tiba-tiba menjadi merah, penyebabnya tidak jauh dari kelelahan dan iritasi. Terkadang juga bisa disebabkan oleh alergi terhadap debu atau serbuk sari yang menempel pada mata. Anda bisa menggunakan produk dari NSTM Nasa.

Obat tetes mata jenis dekongestan mungkin bisa mengatasinya, karena mengandung vasokonstrikor. Ia akan bekerja untuk mengecilkan pembuluh darah dan membuat sclera mata, sehingga terlihat lebih putih. Sayangnya obat ini tidak boleh dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Untuk Mata Gatal

Kebanyakan penderita sakit mata berasal dari alergi terhadap polusi, bulu hewan, atau jamur. Gejalanya ditandai dengan mata gatal, mata berair, hingga mata bengkak yang beresiko iritasi mata. Anda bisa menggunakan obat yang dapat mengurangi histamine pada jaringan mata.

Kandungan antihistamin inilah yang akan mengatasi rasa gatal akibat alergi. Jika dalam pemakaian obat secara berkala tidak ada perubahan, ada baiknya segera konsultasi ke dokter.

Untuk Konjungtivitis

Penggunaan obat tetes mata untuk konjungtivitis, harus menyesuikan dengan penyebabnya. Untuk penyakit yang disebabkan oleh virus dan alergi, anda bisa menggunakan jenis antihistamin.

Sementara itu jika penyebabnya adalah bakteri maka anda membutuhkan antibiotik. Jenis antibiotik ini bisa anda dapatkan sesuai dengan resep dokter, yang sudah diramu sesuai dosisnya.

Untuk Mata Infeksi

Infeksi pada mata sebenarnya terjadi karena gejala ringan yang disepelekan. Awal timbulnya gejala penderita tidak segera mengobatinya. Sehingga sakitnya terus berlanjut yang mengakibatkan infeksi, jadi perlu pengangan khusus. Jika kondisi mata bengkak semakin serius anda tidak bisa mengandalkan obat saja.

Sakit mata umum terjadi apalagi di tengah musim kemarau, dengan lingkungan yang penuh polusi. Namun anda perlu waspada tidak semua gejala ringan dapat disepelekan, justru harus segera diobati.

Anda bisa mengandalkan artificial tears untuk meredakan gatal atau mata merah. Setidaknya Ia akan bekerja untuk melembabkan jaringan mata, agar tidak kering dan berubah jadi infeksi.

Kebanyakan dari kita, menetes obat tetes mata pada puncak kornea lalu berkedip, sehingga banyak obat tetesnya yang langsung keluar tidak membasahi dengan sempurna pada mata. Akibatnya proses penyembuhan jadi terganggu dan tidak sesuai dengan harapan.

Minta bantuan orang lain untuk memberikan obat tetes jauh lebih baik karena akan memastikan obat tetes matanya masuk di dalam mata (kantung mata).

Perlu diingat juga, jangan pernah ujung dari botol atau minidose-nya menyentuh pada mata atau bagian manapun agar tetap menjaga sterilitas obatnya. Obat tetes minidose setelah dibuka hanya boleh dipakai maksimal 3 x 24 jam walaupun masih ada sisa obat di dalamnya maka harus dibuang dan ganti yang baru.

Load disqus comments

0 komentar